24 November 2024

Trinitas


 

Klise dengan judul postingannya, 

Kok Trinitas, bukan kah itu konsep yang diajarkan dalam Alkitab, yang notabene nya adalah pembahasan agama dalam konteks nonis. Sependek pemahaman aku, realitanya Trinitas tetap berfokus di satu. 

Apakah ini berarti aku mengiyakan ajaran Trinitas di Kristen? Mungkin iya, mungkin tidak. 

Layaknya yang dikemukakan para mualaf dicuplikan berikut 

https://youtube.com/shorts/hJp4OuxZ4jc?si=iWreWvnE4CoQQ2rd 

Membuat aku tertarik memahami makna trinitas dari sudut pandang lain. Bolehkan aku bandingkan pemahaman nonis dengan sudut pandang Tuhan dalam ajaran agamaku. Simpulanku bermuara di satu makna yang sama "Esa" yang termaktub dalam surah al Ikhlas

Aku sebagai pribadi yang selalu mempertanyakan siapa yang ada dalam diriku. 

Kadang dominan otakku, 

kadang hati ku berbisik, 

kadang jiwaku berontak. 

Lalu sebenarnya empu.nya jiwa dan raga ini yg mana, kenapa nafsu bisa mempengaruhi perilaku, kenapa otak bisa tak sejalan dengan hati. Siapa yang punya kendali atas diri ini? 

Nyatanya trinitas kujalani disetiap aspek kehidupan, berekonomi, bersosial bahkan beribadah. 

disatu waktu mungkinkah trinitas ibarat KhatamanNubuwwah. 

Atau ibarat hubungan sosial dimana disana ada Aku, Kamu, dan DIA. 

Aku: diriku, kamu : lawanku, dan DIA : pencipta aku dan kamu. 


Ah, sudahlah, 

Sudah sejauh ini pikiran ku berkelana, 

Akan ada masanya aku baca ulang hasil tulisan dari sekelumit pikiran yang belum terarah ini, dan dimomen itu semoga titik terang trinitas makin mampu mendekatkan aku dengan DIA. Dia yang menjadi asbab atas semua hal, sebagai elemen yang tidak terdefinisikan dengan kata kata, yang berawal dan bermuara pada titik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar